Dampak Hibah FOLU Norwegia terhadap Pertumbuhan Ekonomi Hijau Indonesia: Analisis Input-Output
DOI:
https://doi.org/10.55448/j5d70945Kata Kunci:
Ekonomi Hijau, Pembangunan EkonomiAbstrak
Pemanasan global mendorong upaya peningkatan kualitas lingkungan melalui fasilitas pendanaan multinasional. Indonesia telah menerima hibah dari pemerintah Norwegia sebesar USD 56 juta melalui program Forestry and Other Land Used (FOLU) Net Sink 2030 pada triwulan keempat tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan dampak hibah Norwegia terhadap perkembangan ekonomi hijau di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif melalui model deterministik menggunakan analisis Input-Output Indonesia 52 sektor, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan hibah Norwegia yang dialokasikan dengan skema Result Based Contribution (RBC) memiliki tingkat efektivitas mencapai 52% tahun 2023. Hibah Norwegia juga telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada sisi peningkatan output dan nilai tambah bruto di sektor kehutanan yang dioptimalkan dari hasil hilirisasi di sektor industri hasil hutan. Meskipun demikian masih terdapat celah untuk mengoptimalisasi hibah melalui peningkatan kualitas tata kelola dan sinergi seluruh stakeholders sektor kehutanan, baik pemerintah pusat, daerah, swasta, termasuk juga pengembangan kelompok masyarakat untuk kegiatan hilirisasi hasil hutan di Indonesia.
Referensi
Adusei, & Elizabeth. (2020). The Impact of Foreign Aid on Economic Growth in Sub-Sahara Africa: The Mediating Role of Institutions. MPRA Paper No. 104561. https://mpra.ub.uni-muenchen.de/104561/
Ariutama, I. G. A., Prasetyo, E., & Saputra, A. H. (2021). Economics Development Analysis Journal the Impact of Asian Games 2018 on Indonesian Economy Article Information. Economics Development Analysis Journal, 4, 393–403. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edaj DOI: https://doi.org/10.15294/edaj.v10i4.44666
Armelly, A., Rusdi, M., & Pasaribu, E. (2021). Analisis Sektor Unggulan Perekonomian Indonesia: Model Input-Output. SOROT, 16(2), 119. https://doi.org/10.31258/sorot.16.2.119-134 DOI: https://doi.org/10.31258/sorot.16.2.119-134
Azhari, W. F., & Purnomo, D. (2022). Analisis Input – Output: Dampak Sektor Pertanian terhadap Perekonomian, Pendapatan Rumah Tangga, dan Kesesempatan Kerja. Journal of Economics Research and Policy Studies, 2(3), 132–144. https://doi.org/10.53088/jerps.v2i3.417 DOI: https://doi.org/10.53088/jerps.v2i3.417
Beckmann, A., Sivarajah, U., & Irani, Z. (2021). Circular Economy versus Planetary Limits: A Slovak Forestry Sector Case Study. Journal of Enterprise Information Management, 34(6), 1673–1698. https://doi.org/10.1108/JEIM-03-2020-0110 DOI: https://doi.org/10.1108/JEIM-03-2020-0110
Climate Change Performance Index. (2024). Top 3 Remain Empty as Countires Must Speed Up Implementation. Https://Ccpi.Org/Countries/.
Depinto, D. P., Adry, M. R., & Putra, H. S. (2022). Pengaruh Bantuan Luar Negeri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara ASEAN. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Pembangunan, 4(1), 35–44. http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/epb/index DOI: https://doi.org/10.24036/jkep.v4i1.13305
Dhakal, K., Harry, A., Spooner, G., Ralph, J., Findlay, S., & Hamilton, S. (2024). Economic Impact of Forest Based Activities in Scotland.
DJPPI KLHK. (2023, February 21). Debriefing of the COP28 UNFCCC and Its Outcomes. Https://Www.Ditjenppi.Org/.
Fazlly, S. K. (2024). Foreign Aid and Economic Growth: An Econometric Study of Afghanistan. Journal of Indonesian Applied Economics, 12(1), 46–54. https://doi.org/10.21776/ub.jiae.2024.012.01.4 DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jiae.2024.012.01.4
Fransiska Berutu, M. (2016). Kepentingan Pemerintah Norwegia dalam Kerjasama Penanganan Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia Melalui Mekanisme REDD+. Journal of International Relations, 2(3), 11–21. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jihiWebsite:http://www.fisip.undip.ac.id
International Trade Administration. (2024, January 20). Green Technologies Norway. Https://Www.Trade.Gov/.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). FOLU Net Sink. Https://Www.Menlhk.Go.Id/Program/Folu-Net-Sink/.
Mawardi, R. (2019, March 4). Penelitian Kualitatif: Pendekatan Grounded Theory. Perbanas University. https://dosen.perbanas.id/penelitian-kualitatif-pendekatan-grounded-theory/
Millah, M. A. Z. (2024). Kepentingan Norwegia Kerja Sama dengan Indonesia dalam Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) TAHUN 2015-2021.
Miranda, F. C. T. (2021). Is Norway on the pathway to a Green Economy? Evidence on decoupling between GDP and environmental pressure [Norwegian University of Life Science]. https://www.nmbu.no/fakultet/landsam/institutt/noragric
Narenda, B. H., & Salim, A. G. (2020). Bunga Rampai: Dukungan IPTEK Rahabilitasi Hutan dan Lahan dalam Pemulihan Fungsi Daerah Aliran Sungai (Pratiwi, B. H. Narenda, & A. G. Pamungkas, Eds.; Cetakan Pertama, Vol. 8). Penerbit IPB Press.
NICFI. (2022). NICFI: Indonesia. Norwegian Ministry of Climate and Environment. https://www.nicfi.no/partner-countries/indonesia/#facts-about-indonesia
NICFI. (2023, December). COP28/Dubai: Indonesia and Norway Strengthen Joint Efforts to Beat Climate Change. Norwegian Ministry of Climate and Environment.
NOAA National Centers for Environmental Information. (2024, June). Climate at a Glance: Global Time Series. Https://Www.Ncei.Noaa.Gov/Access/Monitoring/Climate-at-a-Glance/Global/Time-Series.
Nurprabowo, A., & Rahayu, S. (2023). Kajian Strategis Seri Energi Hijau: Investasi Sektor Hilirisasi hasil Sumber Daya Hutan.
PEFC. (2019, July 25). What is PEFC? Pefc.Org. https://www.pefc.org/discover-pefc/what-is-pefc
Pramesti, M. T. (2023). Kausalitas Pinjaman-Hibah Luar Negeri terhadap Pertumbuhan Ekonomi, dan Kemiskinan di Indonesia (Causality of Foreign Loans-Grants on Economic Growth, And Poverty). Jurnal Manajemen, Bisnis Dan Organisasi (JUMBO), 7(3), 509–523. http://ojs.uho.ac.id/index.php/JUMBO
Ratna Dewi, I., Wiguna, Y., & Ocean Louis Ishaac Noya, A. (2023). Enigma of Nickel Export Ban: Understanding Its Impact through Input-Output Analysis. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(02), 141–160. DOI: https://doi.org/10.22219/jep.v21i02.28568
Rosmika, N. (2021). Ekonomi Sektor Pertanian dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Analisis Input Output 2016. MEDIAN: Jurnal Ilmiah Populer, 4, 24–35.
Saidah, F., Nasruddin, Madnasir, & Fasa, M. I. (2023). Penerapan Green Economy dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Lahan Kosong Pekarangan Rumah: Studi Literatur Riview. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 8(2), 997–1007. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30651/jms.v8i2.16422
Sianturi, V. B. E., Rawana, & Bowo, H. (2024). Potensi Cadangan Karbon pada Tanaman Bambu (Bambusoideae) di Hutan Rakyat Desa Wisata Turgo Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta. Agroforetech, 2(2), 924–935.
Tarigan, R. (2005). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi (Edisi Revisi, Vol. 1). Bumi Aksara.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development. (E. Harlow, Ed.; 12th ed., Vol. 12). Pearson Education Limited.
Trinh, B., & Phong, N. V. (2013). A Short Note on RAS Method. Advances in Management & Applied Economics, 3(4), 1792–7552.
UN Environment Programme. (2024). Keeping the Promise: Annual Report 2023.
Wijaya, L., & Witri Elvianti. (2022). Factors Behind the Establishment and Fulfillment of Norway-Indonesia REDD+ Partnership (2010-2019). Jurnal Asia Pacific Studies, 6(2), 98–114. https://doi.org/10.33541/japs.v6i2.3773 DOI: https://doi.org/10.33541/japs.v6i2.3773
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis artikel yang diterbitkan di Jurnal EMS diizinkan untuk mengarsipkan sendiri versi terbitan/PDF di mana saja.

























