Identifikasi Dampak Perubahan Suhu Pada Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah

Penulis

  • Michael Gary Krisna Wijaya Universitas Tidar
  • Ira Destiyani Universitas Tidar
  • Rina Rahayu Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.55448/02d0tt33

Kata Kunci:

Temperature, Dieng, Ecosystem

Abstrak

Dataran Tinggi Dieng merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragam flora dan fauna yang melimpah. Fluktuasi suhu sering terjadi pada wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan perubahan drastis pada suhu di daerah Dieng Jawa Tengah; 2) menganalisis dampak perubahan suhu terhadap lingkungan, ekosistem hingga makhluk hidup Dieng; dan 3) mencari solusi untuk mengatasi dampak negatif dari perubahan Dieng. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari beberapa jurnal yang kemudian dirangkum, dianalisis serta didukung argument dari peneliti. Kawasan Dieng memiliki suhu yang berbeda-beda pada siang dan malam hari karena adanya curah hujan yang menjadikan berbedaan suhu. Hal ini berdampak pada sektor pertanian masyarakat, pariwisata, kesehatan pada masyarakat. Hal ini dapat ditanggulangi dengan beberapa strategi, seperti pemanfaatan tanaman yang tahan terhadap perubahan suhu, menjaga kesehatan tubuh, serta pengelolaan pariwisata yang baik. Oleh karena itu adanya perubahan suhu yang signifikan berdampak positif dan negatif bagi ekosistem dan masyarakat sekitar. Dampak positifnya seperti pemanfaatan suhu dingin menjadi wisata dan dampak negatifnya kesehatan masyarakat dan pertanian yang buruk.

Referensi

Alwi, D., Koroy, K., & Laba, E. (2019). Struktur Komunitas Ekosistem Mangrove di Desa Daruba Pantai Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 5(4), 33–46. https://doi.org/10.5281/zenodo.3551741

Annisa, A. A. (2019). Kopontren dan Ekosistem Halal Value Chain. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 5(01), 1. https://doi.org/10.29040/jiei.v5i01.398

Ayu, M. P., Kemalasari, A. S., & Sofia, M. (2020). Pengembangan Pariwisata Budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng dalam Satu Dasawarsa Dieng Culture Festival. 2(2), 208–215.

Faqih, N. (2023). Rehabilitasi dan Perencanaan Saluran Drainase di Komplek Wisata Dieng Plateau. 6(2), 307–315.

Fitriningrum, R., & Susilowati, A. R. I. (2013). Analisis kandungan karbohidrat pada berbagai tingkat kematangan buah karika (Carica pubescens) di Kejajar dan Sembungan, Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Bioteknologi, 10(1), 6–14. https://doi.org/10.13057/biotek/c100102

Hermawan. (2014). Karakteristik Rumah Tinggal Tradisional Di Daerah Pegunungan Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 1(3), 212–219. https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/ppkm/article/view/267

Hidayah, R., Kaukab, M. E., Sunyono, N. A., Putranto, A., & Suyono, N. A. (2022). Upaya Penanggulangan Dampak Kurangnya Bibit Kentang Dengan Penerapan Sistem Pemanfaatan Lahan Kosong Di Desa Patakbanteng. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 36–47.

Kristiyanto, Kristiana, R., & Sitanggang, N. D. H. (2018). Konservasi Lahan Pertanian Berbasis Ekologi Di Kawasan Dataran Tinggi Dieng Wonosobo. Seminar Nasional Edusainstek, 108–119.

Laily, A. N., Suranto, & ♥ S. (2012). Karakterisasi Carica pubescens di Dataran TinggiDieng, Jawa Tengah berdasarkan sifat morfologi,kapasitas antioksidan, dan pola pita protein. Nusantara Bioscience , 4, 16–21.

Mulawarman, A., Paddiyatu, N., B, S., & Haupea, R. A. (2019). Daya Dukung Ketersediaan Air dan Pangan di Kecamatan Sukamaju. Jurnal LINEARS, 2(02), 92–99.

Nugroho, S. (2019). Analisis Iklim Ekstrim Untuk Deteksi Perubahan Iklim Di Sumatera Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 7. https://doi.org/10.14710/jil.17.1.7-14

Rabb, A. M. Al. (2017). Kajian Fungsi Area Green Open Space Sebagai Pengendali Daya Dukung Ekosistem Pada Pembelajaran Biologi Di SMA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 2(1), 225–235.

Ramadhani, R., Rahmi, Y. L., Fitri, R., & Selaras, G. H. (2023). Pengembangan Handout Biologi Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Materi Biologi: Studi Literatur. Proceeding of Biology Education, 5(1), 22–31. https://doi.org/10.21009/35904

Rina, M. A., Ajizah, A., & Irianti, R. (2021). Keragaman Jenis Belalang (Orthoptera) di Persawahan Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen. Wahana-Bio: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 13(2), 74. https://doi.org/10.20527/wb.v13i2.11487

Setyoreni, M. D., & Ariffin. (2023). Kajian Dampak Perbedaan Unsur Iklim terhadap Produktivitas Ubi Jalar ( Ipomoea batatas L .) pada Dataran Tinggi dan Dataran Rendah Study of the Impact of Climate Elements on the Productivity of Sweet Potato ( Ipomoea batatas L .) in Highlands and Lowlands. 8(2), 159–172.

Sumaryana, H., Buchori, I., & Sejati, A. W. (2022). Dampak perubahan tutupan lahan terhadap suhu permukaan di Perkotaan Temanggung: Menuju realisasi program infrastruktur hijau. Majalah Geografi Indonesia, 36(1), 68. https://doi.org/10.22146/mgi.70978

Usamah Jaisyurahman, Desta Wirnas, Trikoesoemaningtyas, & Dan Heni Purnamawati. (2020). Dampak Suhu Tinggi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 47(3), 248–254. https://doi.org/10.24831/jai.v47i3.24892

Widawati, M., Nurjana, M. A., & Mayasari, R. (2018). Perbedaan Dataran Tinggi dan Dataran Rendah terhadap Keberagaman Spesies Anopheles spp. di Provinsi Nusa Tenggara Timur. ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Disease Studies, 10(2), 103–110. https://doi.org/10.22435/asp.v10i2.206

Unduhan

Diterbitkan

14-04-2024

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Krisna Wijaya, Michael Gary, Ira Destiyani, and Rina Rahayu. 2024. “Identifikasi Dampak Perubahan Suhu Pada Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah”. Jurnal Ekologi, Masyarakat Dan Sains 5 (1): 33-38. https://doi.org/10.55448/02d0tt33.