Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains https://journals.ecotas.org/index.php/ems <p>Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains (Jurnal EMS) adalah inisiatif Yayasan <a href="https://www.ecotas.org" target="_blank" rel="noopener">ECOTAS</a>, yang merupakan lembaga penelitian dan pengembangan di bidang lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan yang bersifat independen, untuk diseminasi artikel ilmiah secara elektronik. Jurnal diharapkan dapat menjadi sarana penyebarluasan pengetahuan, gagasan, pemikiran dan hasil penelitian dari peneliti maupun praktisi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan upaya untuk menciptakan hubungan dan saling keberadaan yang harmonis antara manusia dengan alam lingkungan hidupnya. Jurnal memfasilitasi diskusi antara peneliti maupun praktisi mengenai lingkungan hidup dan kedudukan manusia di dalamnya secara multidisiplin dan terbuka untuk memperoleh pengetahuan mengenai hubungan dan interaksi manusia dengan lingkungan alam,<span class="description-full"> sosial, dan budayanya termasuk lingkungan buatan manusia sendiri serta bagaimana selayaknya manusia berperilaku dalam kedudukannya.</span></p> <p>Salah satu dasar keilmuan utama dari Jurnal EMS adalah ilmu lingkungan <em>(environmental science) </em>di mana permasalahan lingkungan dan upaya mencari solusinya dipelajari secara multidisiplin dengan melibatkan berbagai bidang ilmu yang terkait. Lingkup topik Jurnal EMS meliputi: (1) Sistem Lingkungan: Materi, Energi, dan Kehidupan, (1) Evolusi, Interaksi Spesies, dan Komunitas Hayati (3) Populasi Manusia (4) Bioma dan Keanekaragaman Hayati (5) Pelestarian Lingkungan: Hutan, Padang Rumput, Taman, dan Cagar Alam (6) Pangan dan Pertanian (7) Kesehatan Lingkungan dan Toksikologi (8) Iklim (9) Polusi Udara (10) Air: Sumber Daya dan Polusi (11) Geologi Lingkungan dan Sumber Daya Bumi (12) Energi (13) Sampah, Limbah Padat dan Berbahaya (14) Ekonomi Lingkungan dan Urbanisasi (15) Agama, Filsafat dan Lingkungan Hidup (16) Politik, Hukum dan Kebijakan Lingkungan.</p> <p><span class="description-full">Jurnal menerima naskah yang ditulis dalam Bahasa Indonesia yang dapat dipahami oleh pembaca yang luas, baik peneliti maupun praktisi, dari berbagai disiplin ilmu baik ilmu alam, ilmu sosial dan humaniora yang bertalian dengan hubungan manusia dengan ekosistemnya yang berkaitan erat dengan kesejahteraan dan keberlanjutan kehidupan di bumi. Naskah yang dikirimkan ke Jurnal EMS harus belum pernah dipublikasikan di tempat lain, sesuai dengan lingkup jurnal dan <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/about/submissions#authorGuidelines" target="_blank" rel="noopener">panduan penulisan</a>.<br /></span></p> <p><span class="description-full">Tidak ada biaya dalam proses penerbitan naskah yang dikenakan kepada penulis. Biaya mulai dari penyerahan hingga publikasi atau biaya publikasi <em>(publication fee)</em> seperti biaya penyerahan naskah <em>(submission fees)</em>, biaya proses editorial <em>(editorial processing charges)</em>, biaya pemrosesan artikel (<em>Article Processing Charges/</em>APCs), biaya halaman <em>(page charges)</em> dan biaya warna <em>(color charges)</em> di Jurnal EMS adalah gratis.</span></p> <p><span class="description-full">Hak cipta artikel ada pada Jurnal EMS. Jurnal menerapkan kebijakan akses terbuka dengan <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/lisensi" target="_blank" rel="noopener">lisensi</a> <em>Creative Commons</em> Atribusi-Non Komersial 4.0 Internasional di mana isi jurnal yang diterbitkan secara elektronik bebas untuk diakses tanpa biaya segera setelah jurnal atau artikel diterbitkan. Pengguna berhak untuk membaca, mengunduh, menggandakan, mendistribusikan, mencetak, mencari atau membuat tautan terhadap naskah lengkap dan menggunakannya untuk tujuan yang tidak melanggar hukum. </span><span class="description-full">Penulis artikel yang diterbitkan di Jurnal EMS diizinkan untuk mengarsipkan sendiri versi PDF artikel yang telah diterbitkan di mana saja. Misalnya di repositori universitas atau media sosial peneliti seperti ResearchGate dan Academia.<br /></span></p> <p><span class="description-full">Jurnal diupayakan terbit secara rutin dalam periode dua kali setahun (Januari-Juni dan Juli-Desember) untuk mempublikasikan artikel yang ditelaah oleh <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/MitraBestari" target="_blank" rel="noopener">rekan sejawat atau mitra bestari <em>(peer review)</em></a>. <span style="font-weight: 400;">Proses telaah oleh rekan sejawat dimaksudkan untuk mendapatkan saran atas naskah artikel dari penelaah yang ahli di bidangnya yang bukan bagian dari <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/about/editorialTeam" target="_blank" rel="noopener">Tim Editorial</a>.</span></span></p> <p>Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains memiliki nomor E-ISSN: 2720-9717 yang terdaftar di <a href="http://u.lipi.go.id/1579066693" target="_blank" rel="noopener">Pusat ISSN Nasional Indonesia (LIPI)</a> dan <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2720-9717" target="_blank" rel="noopener">Pusat ISSN Internasional</a>. Setiap artikel yang diterbitkan diberikan <span id="cell-doipubidplugin-description" class="gridCellContainer"><span class="label"><em>Digital Object Identifiers</em> (DOI) dengan prefiks <a href="https://doi.org/10.55448/ems" target="_blank" rel="noopener">10.55448/ems</a>. </span></span>Saat ini Jurnal EMS sudah terindeks di beberapa pengindeks nasional dan internasional yang selengkapnya dapat dilihat <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/indeksasi" target="_blank" rel="noopener">di sini</a>. <span class="description-full"><span style="font-weight: 400;">Jurnal EMS berpartisipasi dalam LOCKSS - PKP Preservation Network (PN) untuk pencadangan arsip jurnal secara digital.</span></span></p> <p><span class="description-full"><span style="font-weight: 400;">Proses penerbitan naskah di Jurnal EMS berdasarkan pada kebijakan tentang <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/ep" target="_blank" rel="noopener">etika publikasi</a> dan <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/crossmark" target="_blank" rel="noopener">kebijakan pasca-publikasi dan koreksi</a>. </span></span>Jurnal EMS berpartisipasi dalam skema CrossMark, sebuah inisiatif multi-penerbit yang telah mengembangkan cara standar bagi pembaca untuk menemukan versi artikel dan perubahannya jika ada serta informasi penting lainnya.</p> <p><span class="description-full"><span style="font-weight: 400;">Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di <a href="https://journals.ecotas.org/index.php/ems/about/contact" target="_blank" rel="noopener">bagian kontak</a>.</span></span></p> ECOTAS id-ID Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains 2720-9717 <p>Penulis artikel yang diterbitkan di Jurnal EMS diizinkan untuk mengarsipkan sendiri versi terbitan/PDF di mana saja.</p> Pemanfaatan Koagulan Biji Asam Jawa Guna Memperbaiki Parameter BOD, COD, dan TSS Limbah Cair Industri Tahu https://journals.ecotas.org/index.php/ems/article/view/66 <p>Industri tahu menghasilkan limbah yang perlu diproses terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan. Terdapat beberapa koagulan organik yang dapat digunakan sebagai penurun parameter pencemar yang terdapat pada limbah tahu, salah satunya yaitu biji asam jawa. Biji asam jawa <em>(Tamarindus indica)</em> dapat dimanfaatkan untuk pengolahan limbah karena bijinya mengandung pati yang bersifat sebagai flokulan alami. Penelitian ini bertujuan menguji keefektivitasan biji asam jawa sebagai koagulan organik dalam mengolah air limbah tahu. Penelitian dilakukan dari bulan Agustus 2021 sampai Maret 2022 dengan pengambilan sampel air limbah tahu di Kalideres, Jakarta Selatan. Parameter yang akan dikurangi yaitu kekeruhan, TSS, COD, dan BOD. Hasil penelitian menunjukan bahwa biji asam jawa mampu mengurangi kekeruhan, TSS, COD, dan BOD di dosis 4 g/L dan pH 8 dengan parameter pencemar yang berhasil diturunkan yaitu kadar BOD diturunkan sebesar sebesar 82%, kadar COD diturunkan sebesar 82%, kadar TSS diturunkan sebesar 78%, dan kekeruhan diturunkan sebesar 84%.</p> Andi Mohamad Yusuf Ratnaningsih Ruhiyat Rositayanti Hadisoebroto Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-16 2022-08-16 3 2 3 9 10.55448/ems.v3i2.66 Ambiguitas Pembangunan Industri Minyak Kelapa Sawit di Boven Digoel: Ancaman atau Peluang terhadap Keamanan Komunitas Masyarakat Adat? https://journals.ecotas.org/index.php/ems/article/view/63 <div>Boven Digoel merupakan salah satu wilayah Papua yang pertama kali terjamak industri minyak sawit di akhir abad ke-20. Datangnya industri sawit telah mengubah kondisi kehidupan masyarakat adat yang telah menempati wilayah Boven Digoel selama ratusan abad. Menggunakan keamanan komunitas dan ekologi politik sebagai konsep utama, artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan industri minyak kelapa sawit di Boven Digoel telah berdampak kepada keamanan komunitas masyarakat adat, terutama pada aspek keberlanjutan identitas, cara hidup, dan budaya masyarakat adat. Artikel ini menggunakan metode kualitatif berbasis dokumen resmi, internet, serta wawancara. Hasil artikel menunjukan bahwa terdapat ambiguitas dalam memaknai apakah transformasi dalam cara hidup masyarakat adat Papua merupakan sebuah hal yang merugikan dan mengancam bagi aspek keamanan komunitas. Namun, satu hal yang pasti adalah sebagai hasil dari perubahan yang ada dalam lingkungan sosial, alam, dan pola kehidupan masyarakat, kedekatan terhadap alam yang menjadi ciri khas dari masyarakat adat Papua perlahan meredup. </div> Audrea Denneisha Arfin Sudirman Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-08-31 2022-08-31 3 2 10 20 10.55448/ems.v3i2.63 Analisis Dimensi Keberlanjutan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 pada PT Indonesia Power UP-Mrica https://journals.ecotas.org/index.php/ems/article/view/54 <p>Perkembangan perusahaan selalu diikuti oleh perkembangan teknologi untuk mewujudkan perusahaan yang ramah lingkungan maka dibutuhkan pengelolaan manajemen lingkungan yang berkelanjutan, seperti melakukan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) sesuai standar ISO 14001:2015. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemenuhan standar SML ISO 14001:2015 secara multidimensional. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tahapan penelitiannya dikaji secara sistematis, faktual dan akurat yang selanjutnya dihubungkan dengan metode GEMI-2017. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan pihak manajemen PT Indonesia Power UP Mrica. Hasil penelitian diketahui dari tujuh dimensi yang diukur terdapat tiga dimensi yang berkategori baik yaitu konteks organisasi, perencanaan, dan dukungan. Empat dimensi lainnya berkategori keberlanjutan memuaskan yaitu dimensi kepemimpinan, operasional, evaluasi kinerja dan peningkatan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan implementasi dimensi keberlanjutan terhadap sistem manajemen lingkungan telah sesuai dengan metode GEMI-2017 ISO 14001:2015, begitu juga implementasi <em>self-assesment checklist</em> memiliki kategori memuaskan.</p> Setiya Tiara Tatan Sukwika Kholil Kholil Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-06-18 2022-06-18 3 2 21 29 10.55448/ems.v3i2.54 Analisis Kualitas Udara Ambien Sebelum dan Setelah Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jagakarsa Jakarta Selatan https://journals.ecotas.org/index.php/ems/article/view/67 <p>Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengakibatkan penurunan aktivitas masyarakat di luar ruangan. Di lain sisi, berdampak pada penurunan kadar emisi di udara yang menggambarkan kondisi kualitas udara di Kecamatan Jagakarsa. Tujuan penelitian ini mengukur kondisi kualitas udara ambien dengan mengacu pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif. Parameter ISPU yang diukur adalah PM<sub>10</sub>, CO, SO<sub>2</sub>, NO<sub>2</sub>, dan O<sub>3</sub>. Semua parameter diuji dengan <em>paired t-test</em>. Hasil pengukuran pada status kualitas udara ambien sebelum dan setelah diberlakukannya PSBB berada pada kategori “baik” dan “sedang”. Pemberlakuan PSBB berdampak baik secara signifikan pada parameter PM<sub>10</sub>, NO<sub>2</sub>, dan O<sub>3</sub>. Sebanyak 76% responden memberikan persepsi ada perubahan penurunan pencemaran udara di Jagakarsa. Kesimpulan penelitian diketahui nilai ISPU sepanjang diberlakuan PSBB menunjukkan kualitas udara yang lebih baik dibandingkan sebelum dan atau pada awal pemberlakukan PSBB. Rekomendasi penelitian menekankan pada pengendalian parameter yang cenderung fluktuatif seperti SO<sub>2</sub> dan CO. Implikasi kebijakannya melalui program penanaman pohon atau tanaman penyerap gas sebagai pengendali kualitas udara.</p> Andini Sri Mulyani Mulyani Tatan Sukwika Ninin Gusdini Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-13 2022-11-13 3 2 30 36 10.55448/ems.v3i2.67 Etika Tanah Aldo Leopold: Telaah Moral Atas Eksploitasi dan Kewajiban Reklamasi Tambang Batu Bara https://journals.ecotas.org/index.php/ems/article/view/56 <p>Berbagai fenomena alam yang belum terselesaikan menunjukkan kondisi yang semakin mengkhawatirkan dan menjadi tantangan bagi semua pihak. Pada konteks ini filsafat memiliki peran strategis sebagai dasar pemikiran penting untuk menentukan posisi seseorang dalam menyikapi fenomena yang terjadi. Landasan filsafat ekofenomenologi yang mendalam menentukan alur pikir dan solusi yang dirumuskan. Artikel bertujuan menelaah konsep etika tanah Aldo Leopold untuk menentukan solusi reklamasi lahan pasca tambang. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode kajian pustaka, <em>desk study</em>, dan hermeunetik. Pustaka diperoleh dari berbagai sumber meliputi jurnal, artikel, buku, laporan pemerintah, dan laporan perusahaan dengan isu terkait. Diketahui antroposentrisme telah mendominasi pola pemikiran stakeholder terkait. Hal tersebut dapat tercermin dari berbagai produk kebijakan, tindakan di lapangan, dan rencana kegiatan yang disusun untuk reklamasi lahan pasca tambang. Azas utilitarianisme sangat mewarnai setiap kebijakan dan tindakan yang diambil. Kondisi ini telah mengorbankan ekosistem khususnya tanah yang tidak lagi dianggap sebagai subjek yang perlu dikelola dan dijaga kuantitas dan kualitasnya. Proses ini apabila tidak segera diluruskan akan berdampak pada kemerosotan fungsi dan jasa lingkungan dan mengakibatkan ketidakstabilan ekosistem. Jika hal tersebut terjadi, maka pembangunan berkelanjutan yang digaungkan tidak akan dapat diwujudkan.</p> Priyaji Agung Pambudi Suyud Warno Utomo Soemarno Witoro Soelarno Noverita Dian Takarina Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-18 2022-11-18 3 2 37 44 10.55448/ems.v3i2.56 Dampak Ekologi, Ekonomi dan Sosial Pembangunan Pelabuhan Kaliadem Muara Angke https://journals.ecotas.org/index.php/ems/article/view/68 <p>Pembangunan pelabuhan muara angke dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, namun dalam pembangunan perlu diperhatikan juga bagaimana aspek sosial, ekonomi dan ekologinya sehingga pembangunan tersebut dapat berkelanjutan di mana pembangunan berkelanjutan merupakan pembangunan yang tanpa menghabiskan sumber daya terutama sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari pembangunan pelabuhan muara angke terhadap masyarakat sekitar dari aspek ekonomi, ekologi dan sosial terutama pada masyarakat nelayan. Penelitian ini menggunakan studi literatur melalui jurnal, artikel, maupun dokumen pendukung lainnya yang bersumber dari website dan buku. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa dampak yang terjadi akibat dari reklamasi maupaun revitalisasi bagi masyarakat pelabuhan sudah cukup serius di mana adanya pencemaran air, berkurangnya lahan nelayan dalam penangkapan ikan dan kurangnya pelibatan masyarakat dalam kegiatan di pelabuhan.</p> Dwi Ayu Setiani Hadi Supriyanto Ria Puspita Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2023-01-10 2023-01-10 3 2 45 51 10.55448/ems.v3i2.68