Kesadaran Ekologis dalam Film Pulau Plastik: Kajian Filsafat Ekosentrisme Arne Naess

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.55448/dk1scq49

Kata Kunci:

Pulau Plastik, Arne Naess, Kesadaran Ekologis.

Abstrak

 Penelitian ini menganalisis representasi krisis polusi plastik dalam film dokumenter "Pulau Plastik" melalui lensa filsafat Ekosentrisme Arne Naess atau Deep Ecology. Film dokumenter ini menyoroti dampak buruk sampah plastik di Indonesia sebagai krisis eksistensial. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian film dan analisis konten filosofis, penelitian ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana narasi visual dan verbal 
film sejalan dengan prinsip-prinsip Ekologi Dalam Naess, seperti 
Biospherical Egalitarianism, nilai intrinsik alam, dan konsep Self-realization yang luas. Hasil penelitian menemukan bahwa Pulau Plastik berhasil melampaui kritik lingkungan yang dangkal (Shallow Ecology). Film ini tidak hanya menuntut reformasi kebijakan tetapi juga secara implisit mendorong pergeseran nilai fundamental dari antroposentrisme ke ekosentrisme. Film ini 
menantang penonton untuk menyadari diri sebagai bagian integral dari keseluruhan biosfer. Kesimpulannya, film Pulau Plastik berfungsi sebagai alat pedagogi lingkungan yang kuat, mempromosikan kesadaran ekologis mendalam yang esensial untuk solusi krisis lingkungan yang berkelanjutan. 

Referensi

Arifin, M. R. (2022). Ecocritical Perspectives in Environmental Documentaries: Challenging Anthropocentrism through Visual

Narratives. Jurnal Ilmu Komunikasi Lingkungan, 8(2), 101–115.

Ayu, A. M., & Anggraini, K. D. (2023). Film Aquaman sebagai Media

Kampanye Kesadaran Lingkungan Global. Jurnal Netnografi Komunikasi, 2(1), 1-15.

Chopra, A. (2023). Cinematic Ecocriticism: Documentaries as Tools

for Deep Ecological Awakening. Media and Environmental Ethics Review, 7(2), 88-105.

Greenpeace Indonesia. (2020). Laporan Ketergantungan Plastik Indonesia: Ancaman dan Solusi. Jakarta: Greenpeace. Hidayat, A. N., & Susanto, T. (2022).

Microplastics Contamination in Coastal Areas of Java: A Serious Threat to Marine Biosphere. Journal of Marine Science and Technology, 8(1),

50-65.

Kurniawan, D., & Dewi, M. (2025). Estetika Sinematik dan Kesadaran

Ekologis dalam Film Dokumenter Asia Tenggara. Jurnal Ilmu Komunikasi Visual, 11(1), 45–60.

Lestari, F. (2024). Self-Realization dan Deep Ecology: Pendekatan Filosofis terhadap Krisis Lingkungan Kontemporer. Jurnal Filsafat Nusantara, 5(2), 115–130.

Naess, A. (2020). Ecology, Community and Lifestyle: Outline of an Ecosophy. (A. Drengson & E. Y. Inoue, Eds.). Cambridge:

Cambridge University Press.

Nugraha, D. P. (2023). Kritik Ekokultural dalam Film Dokumenter Indonesia: Analisis terhadap Representasi Alam dan Identitas Lokal. Jurnal Kajian Budaya dan Media, 15(1), 67–84.

Ohoiwutun, B. (2020). Posisi dan Peran Manusia dalam Alam Menurut Deep Ecology Arne Naess, Tanggapan Atas Kritik Al Gore. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Rahardjo, S., & Puspita, D. (2023). Extended Producer Responsibility

(EPR) Policy Analysis in Indonesia: A Study of Plastic Waste Management. Indonesian Journal of Environmental Law and Policy, 4(2), 145-160.

Rahmawati, D., & Yusuf, A. (2023). Paradigma Ekosentris

dalam Pendidikan dan Media Lingkungan di Indonesia.

Jurnal Pendidikan dan Ekologi, 9(1), 30–42.

Rama , & naura . (2021). Pulau Plastik [Film Dokumenter]. Jakarta: Kopernik, Bali Fokus, & WatchDoc.

Satmaidi, H. Antroposentrisme (2025). dalam Kritik Film Dokumenter Indonesia. Jurnal Kajian Budaya Visual, 9(2), 99–117.

Smith, P. E. (2023). Self-Realization and the Ecological Crisis: Re-Reading Arne Naess in the Anthropocene. Journal of Environmental Philosophy, 20(3), 180201.

Subandrio, E. (2025). Krisis Ekologis dan Kesadaran Diri: Perspektif Deep Ecology dalam Sinema Kontemporer. Jurnal Etika dan Filsafat, 14(1), 21–39. DOI: https://doi.org/10.36080/ptr.v1i1.265

Suryani, T. (2022). Pendekatan Kualitatif dalam Kajian Film: Antara

Representasi dan Ideologi. Jurnal Komunikasi dan Media, 10(3), 212

225.

Utami, N., & Rinaldi, P. (2024). Media, Etika, dan Kesadaran Ekologis di Era Krisis Iklim: Analisis Kritis terhadap Representasi Lingkungan dalam Film Dokumenter. Jurnal Kajian Sosial dan

Budaya, 9(2), 95–110.

Widiyanto, A. (2024). Demokrasi Ekologis dan Keadilan Ekosentris

Lingkungan. Alam: dalam Jurnal Perspektif Kebijakan Politik Hijau Indonesia, 5(2), 88–103.

Widodo, B., & Handayani, R. (2021).

Polusi Plastik di Laut Indonesia: Tantangan dan Strategi Penanganannya. Jurnal Tropis Kelautan, 29(4), 205–218.

Unduhan

Diterbitkan

18-01-2026

Terbitan

Bagian

Ulasan Buku

Cara Mengutip

Wafa, Muhammad Khoiril, Agostin Khoirunnisha, Zahratul ‘Uyun, dan Tri Utami Oktafiani. 2026. “Kesadaran Ekologis Dalam Film Pulau Plastik: Kajian Filsafat Ekosentrisme Arne Naess”. Jurnal Ekologi, Masyarakat Dan Sains 6 (2): 281-87. https://doi.org/10.55448/dk1scq49.